Kiai Marogan
Kiai Marogan yang dikenal merupakan ulama pelopor dakwah di Kota Palembang dan daerah Sumatera Selatan
Wisuda Tahfidz Al Quran santri Sumsel
176 santri tahfidz sumsel yang menghapal Al Quran diwisuda dan dihadiri oleh Mantan Imam Madinah Syeh Ali, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin
Rumah Tahfidz Kiai Marogan
Salah satu tempat yang membina para penghafal Al-Qur’an di Metropolis yakni Rumah Tahfiz Ki Marogan, lokasinya di belakang Masjid Kiayi Merogan
Para Ustadz
Para ustadz dengan pengabdian penuh untuk dakwah.

Voucher Wakaf

 

Login Anggota

Statistik Kunjungan

000148401
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir Minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
154
577
684
1509
3544
4728
148401

Perkiraan hari ini
192

15.07%
8.47%
8.15%
0.87%
0.28%
67.17%
Online (15 menit yg lalu):49
49 tamu
tak ada anggota

IP Anda:54.144.16.135

Hafidz Cilik Jadi Duta Qur'an

Kolonel Burlian, Palembang Pos.-
Selama bulan ramadhan 1433 Hijriah, Forum Rumah Tahfidz Sumsel Babel (Forfidz) membuat program Duta Qur'an. Program tersebut bertujuan agar masyarakat semakin akrab dengan Al Quran.
Koordinator Forfidz, Ustadz Masagus Fauzan Yayan mengatakan, program ini merupakan aplikasi pengamalan ilmu santri dengan terjun ke masyarakat secara langsung."Melalui prohram Duta Qur'an ini, kita mengajak masyarakat untuk semakin akrab dengan Al Quran. Karena menghapal Qur'an itu bukan sesuatu yang mustahil," ujarnya, di kantor Sumatera Ekspres, Rabu (18/7).
Masagus menjelaskan, program Duta Qur'an akan diperkuat oleh 10 santri terbaik forfidz. Selain memiliki hafalan, para santri tersebut juga memiliki wawasan dan pengetahuan yang memadai untuk menjadi tombak syiar Qur'an. "Untuk Ramadan kali ini, program Duta Quran akan dilaksanakan di 5 kabuapten/kota yakni Palembang, Banyuasin, Baturaja, Prabumulih dan OKI," katanya.
Di setiap daerah tersebut, kata dia, pihaknya akan mengutus 3 perwakilan yang terdiri dari 1 orang da'i cilik, hafidz cilik yang didampingi seorang ustadz."Dalam pengajian tersebut, mereka akan menampilkan hafalan, menyampaikan tausiah, dongeng Al Qur'an melalui kegiatan di masjid, majelis  taklim, majelis dhuhaa dan sebagainya," beber Masagus.


Lebih lanjut Masagus mengungkapkan, melalui Forfidz, piihaknya berharap  dapat menambah jumlah hafidz Al Qur'an di Sumsel. Pasalnya, saat ini jumlah hafidz masih sangat sedikit."Dengan adanya rumah Tahfidz ini kita berharap agar anak-anak yang tamat Al Qur'an dapat langsung mengikuti program hapal Qur'an. Sehingga bisa menambah hafidz-hafidz di Sumsel yang jumlahnya masih terbatas," tandasnya. (ati)

Rumah Cinta Quran

Update Hafalan Santri

Pengunjung Online

Kami memiliki 50 tamu dan tidak ada anggota online

Berita Terbaru

Galeri Foto